RECYCLING LIMBAH KHROMIUM HEKSAVALEN HASIL INDUSTRI GALVANIZING
Muhammad Fitrullah
Jurusan Metalurgi, Fakultas Teknik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Cilegon
Abstrak
Setiap tahun satu perusahaan galvanizing menghasilkan kurang lebih 20 ton limbah khromium heksavalen (H2Cr2O7). Pembuangan limbah tersebut ke badan penampung limbah akan mengeluarkan biaya yang besar, juga tidak akan menyelesaikan masalah karena pada akhirnya akan dibuang juga ke alam, sehingga dapat membahayakan kehidupan di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengolah limbah tersebut menjadi suatu produk yang bisa dijual di pasaran dengan hasil limbah olahan memenuhi ambang baku mutu limbah cair. Penelitian ini ditempuh dalam dua tahapan proses yaitu eliminasi logam pengotor (Al, Fe, dan Zn) dengan natrium hidroksida (NaOH), kemudian mengendapkan senyawa hidroksida khromium menggunakan reagen natrium disulfit (Na2S2O5). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pH yang berbeda, endapan khromium memiliki variasi warna yang bermacam-macam dengan persen khrormium mencapai 93,88 %. Sedangkan limbah hasil olahan mengandung total khromium maksimum 0,152 bpj dan memenuhi abang baku mutu limbah cair yang ditetapkan oleh pemerintah.
Abstract
Each year, one galvanized company has produced approximately 20 tons chromium hexavalent waste products. Nevertheless, the banishment process of these products not only threw away them to the waste reservoir committee, but they also needed a high budget to do that. This action has not yet solve the problem because they will be discarded into nature and being hazardous to the environment then. This research has an objective to prosess the waste into product which can be sold as goods that fulfill the value treshold standard of liquid waste. Besides that, doing this research there are 2 stages included elimination metal polluter quality (Al, Fe, and Zn) with sodium hidroxide (NaOH), then doing the sedimentation process of chromium hidroxide with sodium disulfide reagent (Na2S2O5). The result of this research showed that in different pH, sedimentation of chromium which has varios colours reached 93.88 % of chromium level. In addition, the waste contained 0.152 ppm chromium total level and filled the value treshold standard quality of liquid waste that were established by government.
Keywords: galvanized, chromium
Makalah lengkap silahkan menghubungi email: muh_fitrullah@yahoo.com
Azwar Anas berkata,
26 Februari , 2008 pada 12:36 am
Asw.Pak saya sangat senang dgn ad nya trobosan baru teknik mengajar yg bpk ajarkan.Ju2r saya br pertama mengambil mata kul bpk,
fitrullah berkata,
14 Maret , 2008 pada 7:19 am
To.Azwar
Trims ya..kalau ada masukan buat kesempurnaan blok ini, tolong dikirim langsung lewat komentar ini ya…dan tetep semangat dan rajinlah belajar…!
P’Fit
Zaenal mutaqien berkata,
8 April , 2008 pada 1:29 pm
Asik mak cie…………………………….
lebih mudah bwt belajar
go terus UNTIRTA…………..
tp sayang klo bisa dosen yang laen dong pak.
tanggapan:
Iya, saya rasa dosen lain juga lagi membuat sekarang, sehingga kalau ga masuk kuliah mungkin bisa dapat bahannya tanpa harus ke kampus dan kuliah….
tapi nanti akan meningkatkan biaya buat warnet dan warnet….jgn sampai kalian kelaparan di kost hany agara2 ngecek tugas dan bahan lewat internet….
OK….tetap semangat ya!
Salam,
P’Fit
Advi priada berkata,
8 April , 2008 pada 1:32 pm
Bagus22222222222
klo bisa nilai hasil ujian bisa di tampilkan di blog ini ya pak.
trims…………..UNTIRTA METALURGI NEVER DIE
Wah, thanks banget masukannya Advi…
saya sudah buatkan halaman khusus untuk mengecek nilai (khusus matakuliah saya)…
tapi nilainya masih saya olah…mudah2an setelah UTS nanti nilai-nilai tugas, quiz dan nilai presentasi akan diberikan semua..mohon doanya ya..!
salamm,
p’Fit
manal si keren berkata,
13 April , 2008 pada 1:35 pm
keren dah paaaaaaa..kkkkkkkk
kalau bisa semua makalah dosen masuki sini dong……
Irdawati Novita berkata,
25 April , 2008 pada 9:51 am
Saya sangat tertarik dengan adanya terobosan baru tentang penelitian chrom heksavalen ini. Selain dampak yang ditimbulkan akan sangat berbahaya bagi masyarakat yang tidak paham dengan akibat limbah ini juga tantangan buat para ahli metalurgi untuk mencari solusi yang tepat. Saya pernah membaca literatur dan jurnal bahwa banyak sekali penyakit yang timbul dari mineral ini, seperti berbagai jenis kanker (limfoma maligna ,ca ginjal,dan lain2), mutasi DNA, pengeroposan tulang, perdarahan dari hidung, keguguran berulang dan sebagainya. Saya sangat mendukung sekali dengan adanya penelitian ini…terus BERJAYA…….
YUDA berkata,
17 Mei , 2008 pada 2:36 pm
pa kita klo quiz hobinya dadakan ya
wahyu berkata,
4 Juni , 2008 pada 4:38 am
saya tika, mahasiswa teknik kimia ugm.
saya sedang melakukan penelitian tentang limbah krom..
saya mohon bantuan beberapa informasi tentang penelitian krom bapak.
klo boleh saya mohon dikirimi laporan penelitian bapak.
atas bantuannya terima kasih.
azwar anas berkata,
15 Juni , 2008 pada 5:26 pm
saya harap semua doden metalurgi ikutan ……..diblog ini biar merakyat………………..ma mahasiswa
azwar anas berkata,
15 Juni , 2008 pada 5:28 pm
saya harap semua dosen metalurgi ikutan diblog ini……………..biar merakyat…………ma mahasiswa.
Nizar s berkata,
19 Oktober , 2008 pada 2:53 pm
Ada yang bisa bantu saya tidak, buat cariin makalah tentang recycle?.
alfin berkata,
11 November , 2008 pada 4:01 am
abstraknya bagus banget,,
tapi coba di buat link intuk kita yang mau tau lebuh jauh lagi tentang pengolahan krom ini,
alfin,mehasiswa tekim undip
ferly berkata,
19 Desember , 2008 pada 11:39 am
pak gmana b\kabar nya??
kangen neyh sama bapak??