Umroh Bersama Universitas Indonesia hanya 10jutaan

Bismillah….

Universitas Indonesia (UI), divisi makara wisata meluncurkan program Umroh dengan harga hanya Rp.10.900.000,- (Sepuluh juta sembilan ratus ribu rupiah). Paket yang dinamakan “BACKPACKER” ini, akan direalisasikan pada bulan Maret dan Juli 2012 nanti. Paket “BACKPACKER” merupakan program unggulan dari makara wisata Universitas Indonesia guna menfasilitasi para jamaah yang berniat ibadah umroh namun dengan dana yang terbatas.

Selain paket umroh 10jutaan ini, Makara Wisata UI juga meluncurkan umroh reguler dengan harga yang relatif  sangat murah (hanya Rp16.800.000,-/Enam belas juta delapan ratus ribu rupiah) dengan fasilitas yang “best” untuk para jamaah yang ingin beribadah umroh dengan “nyaman”. Makara Wisata UI menawarkan paket ini dengan fasilitas hotel bintang 5 yang berlokasi tepat di depan masjidil haram. Di samping itu, para jamaah akan mencicipi masakan ala Indonesia yang disiapkan secara prasmanan. Untuk kemudahan mobilitas jama’ah, Makara Wisata UI juga menyiapkan bus AC yang “Premium” yang setiap saat bisa mengantarkan jama’ah kemana pun mereka mau.

Menurut Marketing Makara Wisata, Hadi; mengatakan bahwa Makara Wisata akan memberikan pelayanan “terbaik” untuk para jamaah yang berniat melaksanakan ibadah umrohnya bersama Makara Wisata UI. Ketika ditanya, apakah ada paket haji dan i’tikaf? Beliau menjawab: Makara Wisata UI juga menyiapkan paket untuk Haji dan i’tikaf dengan kisaran harga yang bersaing dengan biro-biro lainnya. Dimana Makara Wisata memberikan harga untuk i’tikaf promo sangat murah sekali yaitu 13juta-an. (tun)

Untuk informasi & Pendaftaran:

Ibu Ita: 082112244625; 087771625826

Bpk. Mitun: 081298955450; 087780898357

Call For Paper: “THE 4th SRIWIJAYA INTERNATIONAL SEMINAR ON ENERGY SCIENCE AND TECHNOLOGY 2011 (SISEST 2011)

TOPIC:

  • Coal Technology (Liquefation, Gasification, Blending, Upgrading)
  • Biomass
  • Biofuel (Biodiesel, Bioethanol, Biobutanol, etc)
  • Natural Gas & Petroleum
  • Water/Hidrogen Energy
  • Nuclear
  • Solar
  • Phatovoltaic
  • Wind
  • Geothermal
  • Hybrid Energies
  • Energy Efficiency and Conservation
  • Clean Energy Technology
  • Energy Saving & Suistanable Development
  • Strategy of New & Reneweable Energy Development
  • Other Topic Related With Energy

KEYNOTE SPEAKERS:

  • Minister of Research & Technology (Indonesia)
  • Minister of Energy & Mineral Resources (Indonesia)
  • Governor of South Sumatra Province (Indonesia)
  • Prof. Dr. Arun S. Mujumdar (Nasional University of Singapore)
  • Prof. Dr. Kunio Yoshikawa (Tokyo Institute of Technology, Japan)
  • Prof. Dr. Abu Bakar Mohamad (Universiti Kebangsaan Malaysia)
  • Prof. Dr. Yukihino Matsumura (University of Hiroshima, Japan)
  • Dr. Hudi Hastowo (BATAN, Indonesia)
  • Dr. As Natio Lasman (BAPETEN, Indonesia)
  • Dr. Alawi Sulaiman (Universiti Putra Malaysia)

TIME & PLACE:

SISEST 2011 will be held on Oct. 5 – 6, 2011, and the seminar veneu is at Sriwijaya University, Jl. Srijaya Negara, Palembang, Indonesia

SUBMISSION OF ABSTRACT:

No later than AUGUST 30, 2011 (in English, A4, Time New Roman 12)

Sent through email: sisest2011@yahoo.com; or sisest2011@gmail.com

 

LANGUAGE: ENGLISH

DATELINE FOR FULL PAPER RECEIVED: September 20, 2011

 

Call for Papers: “Seminar Material Metalurgi 2011″

Gedung Graha Widya Bhakti, DRN, PUSPIPTEK

3 November 2011
Full paper submission deadline : 30 September 2011

Yth. Bapak/Ibu/Sdr/i,
Kami sampaikan undangan untuk berpartisipasi sebagai peserta pendengar dan atau pemakalah dalam Seminar Material Metalurgi  2011 (SMM 2011) yang akan kami adakan pada tanggal 3 November 2011 bertempat di Graha Widya Bhakti DRN PUSPIPTEK. Kegiatan ini merupakan ajang pertemuan dan berbagi informasi mengenai perkembangan dalam bidang metalurgi dan material dari kalangan akademis, industri dan lembaga penelitian.

SMM 2011 diselenggarakan oleh Pusat Penelitian Metalurgi LIPI didukung oleh Majalah Metalurgi dan Majalah Korosi (terakreditasi).

Makalah-makalah yang masuk akan melalui proses penilaian oleh tim editor Seminar Material Metalurgi 2011 dan nantinya akan disajikan dalam sesi presentasi oral untuk beberapa makalah terpilih dan sesi presentasi poster dalam bentuk X Banner. Kesemua makalah yang telah masuk dan lolos hasil seleksi tim editor untuk dipresentasikan akan dipublikasikan di proceeding SMM 2011. Selanjutnya untuk makalah-makalah yang terpilih akan dipublikasikan dalam Majalah Metalurgi atau Majalah Korosi edisi khusus.

Tanggal-tanggal penting 
30 September 2011 : Deadline pengumpulan extended abstract dan full paper
12 Oktober 2011     : Pengumuman hasil seleksi 
21 Oktober 2011     : Pengembalian revisi full paper dari peserta
31 Agustus 2011     : Batas waktu pembayaran awal pendaftaran peserta pemakalah
21 Oktober 2011     : Batas akhir pembayaran pendaftaran peserta pemakalah dan peserta pendengar.

Terlampir kami sertakan leaflet, poster dan formulir pendaftaran untuk kegiatan SMM 2011. Informasi lebih lanjut mengenai aturan format extended abstract dan full paper dapat diperoleh di website SMM 2011 http://smmlipi.co.cc

Kami sangat berterimakasih apabila Bapak/Ibu/Sdr/i bersedia menyampaikan informasi Call for Papers SMM 2011 ini kepada rekan-rekan yang lain.

Kami tunggu partisipasi Bapak/Ibu/Sdr/i dalam SMM 2011! 

Salam Hormat,

Panitia SMM 2011

Alamat Sekretariat :
Pusat Penelitian Metalurgi – LIPI
Gedung 470, Kawasan PUSPIPTEK 
Serpong, Tangerang Selatan 15314
P : 021 – 7563205 ext 103, 7560911
F : 021 – 7560533
email : seminarmaterialmetalurgi@yahoo.com

Kontak 
Lia Andriyah – 0815 74806 007
Ahmad Royani – 0852 80404 555

STUDI PENGARUH TEMPER DAN PELAPISAN PVD TiN PADA BAJA ISODUR™ TERHADAP KAPASITAS PRODUKSI DIES KOIN

Aditya Herliawan(1), Marta Hendra W(2), A.Ali Alhamidi(3), Muhammad Fitrullah(4)

(1); (3);(4)Jurusan Teknik Metalurgi, Fakultas Teknik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Jln. Jenderal Sudirman Km.3 Cilegon 42435, Indonesia

(2) Seksi Pembuatan Dies PERUM PERURI

ABSTRAK

Pada industri pembuatan produk koin, produksi dies berbanding lurus dengan produksi koin. Dies sebagai salah satu perangkat penting yang secara eksternal dipengaruhi oleh geometri, relief, setting parameter produksi dan sejenisnya, sedangkan secara internal dipengaruhi oleh sifat fisik dies dan rekayasa permukaan pada permukaan dies. Fenomena deformasi dimensi serta ketahanan aus yang rendah pada permukaan dies menjadi salah satu kekurangan pada proses produksi koin. Dalam penelitian ini sifat mekanik baja ISODUR™ akan dikendalikan untuk menjadi coining dies dengan melalui proses heat treatment khususnya pada perlakuan temper serta dilakukan pelapisan TiN PVD dengan metode cathodic arc. Sampel berupa baja ISODUR™ dipanaskan hingga temperatur 1080o C dengan waktu tahan 30 menit kemudian diquench dan dilakukan single dan double temper pada masing-masing temperatur 550o C. Setelah itu sampel dilapisi TiN dengan variabel waktu tahan proses PVD 6 dan 12 menit. Hasil akhir menunjukkan pada baja ISODUR™ kekerasan single tempering 62,9 HRC pada temperatur 550oC stabil dengan kekerasan as quench 63 HRC , sedangkan double tempering menurunkan kekerasan menjadi 61,49 HRC dan  membuat struktur mikro lebih halus dari single tempering. Variabel waktu tahan PVD 6 dan 12 menit tidak berpengaruh pada kekasaran permukaan relief coining dies namun berpengaruh pada ketahanan aus dies yang ditunjukkan dengan kapasitas produksi rata-rata sebesar 251552 dan 262403 koin/dies pada single temper serta 355625 dan 359243 koin/dies pada double temper.

Kata kunci: ISODUR™, cathodic arc deposition, TiN, coining.

Analisa Kegagalan Produk Velg Berbasis Logam Aluminium Paduan Aluminium Seri 3

Muhammad Fitrullah(1), Agus Pramono(2), Daniel Syailendra Salman Al-Farisi(3) Subhan Nurohman(4)

 (1); (2); (3);(4)Jurusan Teknik Metalurgi, Fakultas Teknik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa,Jl. Jenderal Sudirman Km.3 Cilegon 42435, Indonesia

ABSTRAK

Salah satu produk yang dihasilkan oleh salah satu perusahaan otomotif adalah velg D99B2 dengan jenis material A356.2. Pada saat dilakukan moment life test, velg mengalami keretakan di daerah hub. Keretakan velg di daerah hub dapat menyebabkan kerugian baik materi maupaun non materi. Dari hasil analisa kegagalan yang dilakukan pada velg D99B2 diharapkan dapat diketahui penyebab keretakan serta dapat menanggulangi permasalahan keretakan velg D99B2 di daerah hub. Tahapan analisa kerusakan yang dilakukan adalah melakukan pengujian non destructive test (die penentran dan radiografi), uji kekerasan, pengujian komposisi kimia, pengamatan metalografi dan pengamatan hasil SEM dari material tersebut. Pada hasil non destructive test terlihat adanya crack di daerah hub, pada pengujian tarik dan pengujian kekerasan tidak terdapat perbedaan yang signifikan dengan standar material A356.2 yang digunakan. Namun pada hasil pengamatan metalografii dan SEM terlihat adanya kandungan oksida dan karbon. Keretakan yang terjadi pada velg D99B2 disebabkan karena adanya inklusi seperti oksida dan karbon maupun void sehingga sifat ketahanan fatigue berkurang. Dengan adanya inklusi tersebut di dalam material merupakan awal kerusakan yang dialami oleh velg D99B2.

Kata kunci:

Velg, NDT, aluminium, retakan,  analisa kegagalan

Dawnload tulisan lengkap: Analisa Kegagalan Velg dari Bahan Al Seri-3

Pengaruh Komposisi Karbon, Silikon, dan Mangan terhadap Struktur Mikro dan Sifat Mekanis Besi Tuang Kelabu (BTK)

Muhammad Fitrullah(1), Suryana(2), Jeda Kemilau Senja(3)

(1);(2);(3)Jurusan Teknik Metalurgi, Fakultas Teknik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Jl. Jenderal Sudirman Km 3 Cilegon, Banten 42435, Indonesia

ABSTRAK

Besi tuang kelabu adalah jenis material yang sudah lama digunakan oleh manusia untuk menunjang kehidupan dalam bentuk peralatan atau komponen rumah tangga, alat-alat dalam permesinan, seperti bearing house. Dalam proses pengecoran besi tuang kelabu, umumnya besi tuang dipadu dengan unsur paduan. Kandungan-kandungan yang paling memberikan pengaruh yang besar pada bahan adalah karbon (C), silikon (Si) dan mangan (Mn). Adanya perubahan komposisi yang dilakukan pada proses pengecoran besi tuang kelabu tentu akan mempengaruhi sifat mekanik dan struktur mikro yang dihasilkan. Komposisi yang digunakan yaitu nilai karbon sebesar 2,5%-4,0%, silikon sebesar 1,0%-3,0% dan mangan sebesar 0,4%-1,0%. Perubahan komposisi yang dilakukan adalah untuk melihat apakah terjadi perbedaan sifat mekanik (kuat tarik dan kekerasan) dan struktur mikro yang dihasilkan pada tiap sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan komposisi yang dilakukan sangat berpengaruh terhadap sifat mekanik yang dihasilkan. Nilai kuat tarik pada sampel besi tuang kelabu tertinggi tertinggi terdapat pada sampel F (C-3,30%, Si-1,77% dan Mn-0,923)  sebesar 233,7  N/mm2, dengan kekerasan tertinggi 101 HRB. Sampel F juga memiliki struktur pearlite yang halus dan merata pada seluruh matriksnya dan kandungan grafit yang rendah yaitu 12,4%.

Kata kunci:

Besi tuang kelabu, bearing house, pengaruh komposisi

Download artikel lengkap: Makalah_lengkap

Komposit Al/Al2O3

Muhammmad Fitrullah,

Dept. Teknik Metalurgi – FT Untirta,

Cilegon, Banten (April 2009)

A.    Pendahuluan

 

Komposit adalah material yang terbentuk dari kombinasi dua atau lebih material berbeda, tergabung atau tercampur secara makroskopik untuk menghasilkan material dengan sifat yang diinginkan, dengan syarat terjadi ikatan antara kedua material tersebut.[1] Salah satu dari jenis komposit yang dipakai luas dalam berbagai aplikasi adalah komposit Al/Al203. Komposit ini adalah pengembangan dari komposit bermatriks logam yaitu aluminium, biasa disebut Aluminium Matrix Composites (AMCs) dengan alumina (Al203) sebagai fasa penguat.

Bertitik tolak dari pengertian komposit, maka komposit Al-Al203 diharapkan dapat menggabungkan sifat terbaik dari matriks aluminium (Al) sebagai material yang ringan, konduktivitas panas dan listrik baik, serta ketahanan korosi tinggi (mudah membentuk lapisan oksida yang kuat dan tahan terhadap korosi);[2] dengan penguat alumina (Al2O3) yang memiliki kekerasan tinggi (hard) sehingga tahan terhadap wear, kekuatan (strength) dan kekakuan (stiffness) tinggi, sifat dielektrik yang excellent dari DC ke frekuensi GHz, konduktivitas termal baik, kapabilitas ukuran dan bentuk yang baik, serta resisten terhadap serangan asam kuat dan alkali pada temperatur tinggi.[3]

Aluminium sebagai matriks pada komposit Al/Al2O3, merupakan logam dengan kelimpahan terbesar di kerak bumi. Selain itu, logam ini memiliki melting point yang relatif rendah yaitu 6580C, sehingga dengan penambahan unsur seperti tembaga (Cu), silikon (Si), atau magnesium (Mg) akan menghasilkan paduan aluminium yang memiliki kekuatan yang besar. Namun, jika dibandingkan dengan kekuatan baja paduan, maka paduan aluminium masih berada jauh di bawahnya. Sementara itu, beberapa kekurangan dari logam ini seperti: stiffness yang rendah, koefisien ekspansi termal yang sulit dikontrol, tidak memilki resisten yang baik terhadap abrasi dan wear, serta sifat “miskin”nya pada temperatur tinggi. Kombinasi dari keunggulan dan kelemahan di atas, menjadikan aluminium sebagai logam yang paling banyak dijadikan obyek riset pada komposit yang bermatrik logam.

Tentu saja, berbeda antara aluminium dengan alumina (Al2O3), walaupun unsur utama penyusun kedua material ini sama. Alumina (Al2O3) banyak digunakan dalam fabrikasi material keramik, karena merupakan bahan baku yang menghasilkan keramik dengan performa tinggi dan hemat biaya (cost effective). Beberapa aplikasi khusus dari alumina (Al2O3) yaitu Gas laser tubes (tabung laser gas), wear pads (Baju anti peluru), seal rings, isolator lisrik temperatur dan voltase tinggi, Furnace liner tubes, Thread and wire guides, electronic substrates, Senjata balistik, abrasion resistant tube and elbow liners, thermometry sensors, laboratory instrument tubes and sample holders, instrumentation parts for thermal property test machines, dan media gerinda.[4]

Ikatan antar atom pada alumina merupakan ionic bonding yang kuat, tidak heran jika memiliki karakteristik yang diinginkan. Artinya, ia tetap stabil walaupun pada temperatur yang sangat tinggi, karena membentuk fasa kristal heksagonal alpha (α-hexagonal) yang sangat stabil.[5] Pada oksida keramik, fasa ini merupakan yang paling kuat dan kaku. Lebih lanjut, fasa ini memiliki kekerasan tinggi dan sifat dielektrik yang excellent. Dengan demikian, banyak digunakan dalam cakupan aplikasi yang sangat luas.

Alumina murni, memiliki fungsi ganda baik sebagai atmosfer pengoksidasi maupun pereduksi sampai 19250C. Sedangkan kehilangan berat material ini dalam ruang vakum berkisar dari 10-7 sampai 10-6 g/cm2.det di atas temperatur 17000C sampai 20000C.[6] Kemudian dari pada itu, alumina sangat resisten terhadap serangan segala gas kecuali fluorine, dan tahan terhadap semua reagen terkecuali asam hydrofluoric dan phosphosric. Adapun serangan pada suhu tinggi, alumina dengan kemurnian rendah, mudah diserang oleh partikulat gas logam alkali.

Secara spesifik, sifat-sifat alumina dengan kemurnian 94%, 96%, dan 99,5% dapat dilihat pada Tabel 1 berikut: [7]

Tabel 1. Perbandingan sifat-sifat alumina kemurnian 94%, 96%, dan 99,5%

Alumina

Mechanical

94 %

96 %

99.5 %

Density (gm/cc)

3.69

3.72

3.89

Porosity (%)

0

0

0

Color

white

white

ivory

Flexural Strength (MPa)

330

345

379

Elastic Modulus (GPa)

300

300

375

Shear Modulus (GPa)

124

124

152

Bulk Modulus (GPa)

165

172

228

Poisson’s Ratio

0.21

0.21

0.22

Compressive Strength (MPa)

2100

2100

2600

Hardness (Kg/mm2)

1175

1100

1440

Fracture Toughness  KIC (MPa•m1/2)

3.5

3.5

4

Maximum Use Temperature
(no load) (°C)

1700

1700

1750

Thermal

     

Thermal Conductivity (W/m•°K)

18

25

35

Coefficient of Thermal Expansion (10–6/°C)

8.1

8.2

8.4

Specific Heat (J/Kg•°K)

880

880

880

Electrical

     

Dielectric Strength (ac-kv/mm)

16.7

14.6

16.9

Dielectric Constant (@ 1 MHz)

9.1

9.0

9.8

Dissipation Factor (@ 1 kHz)

0.0007

0.0011

0.0002

Loss Tangent (@ 1 kHz)

Volume Resistivity (ohm•cm)

>1014

>1014

>1014

 

 

 

B.     Komposit Al/Al2O3

Telah dijelaskan, sifat-sifat dari komponen penyusun komposit Al/Al2O3 yang terdiri dari aluminium sebagai matriks dan alumina sebagai fasa penguat. Dalam hal ini, banyak keunggulan dari AMCs jika dibandingkan dengan aluminium maupun paduan aluminium yang tidak dikuatkan, yaitu:[8]

·         Greater strength (kekuatan lebih besar)

·         Improved stiffness (kekakuan diperbaiki)

·         Reduced density/weight (mengurangi densitas/berat)

·          Improved high temperature properties (memperbaiki sifat temperatur tinggi)

·         Controlled thermal expansion coefficient (koefisien ekspansi termal terkontrol)

·         Thermal/heat management

·         Enhanced and tailored electrical performance (peningkatan performa dan kinerja elektrik)

·         Improved abrasion and wear resistance (memperbaiki ketahanan abrasi dan aus)

·         Control of mass (especially in reciprocating applications) (control massa (terutama dalam aplikasi khusus), dan

·         Improved damping capabilities (memperbaiki kapabilitas damping)

 

Keunggulan-keunggulan di atas, terlihat dari apresiasi yang lebih baik pada alumunium murni yang semula memiliki modulus elastic 70 GPa meningkat menjadi 240 GPa dengan diberi penguat 60% volume serat alumina yang kontinu. Sebaliknya, pemberian 60% volume penguat dalam aluminium murni justru menurunkan koefisien ekspansi dari 24 ppm/0C menjadi 7 ppm/0C. Hal ini, menunjukkan bahwa sesuatu hal yang mungkin mengadakan perubahan terhadap properties aluminium sampai 2 atau 3 tingkat dengan penambahan variasi volume penguat yang sesuai.[9]

Sistem komposit AMCs menawarkan kombinasi dari properties yang sedemikian rupa, yang dari tahun ke tahun telah dicoba dan digunakan di dalam banyak aplikasi-aplikas structural, fungsional dan bukan structural di dalam bidang engineering yang bermacam-macam. Kekuatan yang menggerakkan untuk penggunaan AMCs ini meliputi keunggulan dalam aspek performa, ekonomi dan lingkungan. Penggunaan utama dari AMCs ini di dalam sector transportasi yang memberikan keuntungan seperti pemakaian bahan bakar yang lebih sedikit, suara yang kecil, dan menurunkan emisi di udara. Dengan melihat kecenderungan perubahan peraturan yang semakin ketat di bidang lingkungan dan penekanan pada perbaikan aspek keekonomian bahan bakar, penggunaan AMCs pada sektor transportasi akan diutamakan dan tidak bisa terelakkan untuk tahun mendatang.

AMCs diharapkan dapat mengganti bahan-bahan monolitik seperti paduan aluminium, paduan besi, paduan titanium, dan polimer berbasis komposit dalam aplikasi tertentu. Sekarang, dengan penggantian bahan monolitik dengan AMCs dalam system rekayasa semakin bertambah luas. Seakan ada yang memaksa kepada keperluan untuk merancang ulang keseluruhan system untuk mendapatkan keuntungan dari penambahan berat dan volume.  

Beberapa jenis dari komposit AMCs berdasarkan bentuk reinforce, adalah sebagai berikut (komposit Al/Al2O3, termasuk dalam no. 1, 2, dan 3):[10]

1.      Particle-reinforced AMCs (PAMCs)

2.      Whisker-or short fibre-reinforced AMCs (SFAMCs)

3.      Continuous fibre-reinforced AMCs (CFAMCs)

4.      Mono filament-reinforced AMCs (MFAMCs)

 

Mengenai keterangan detail dari ke-4 jenis komposit di atas, dapat lebih jelas pada keterangan berikut ini:


[1] Gibson, F. Ronald. Principles of Composite Material Mechanics, Singapura: McGraw-Hill, 1994.

[3] ____. Aluminum Oxide (Al2O3) Properties, hlm. 1,  http://www.accuratus.com/alumox.html  (23 Maret 2009)

[4] ____. Aluminum Oxide (Al2O3) Properties, hlm. 1  http://www.accuratus.com/alumox.html  (23 Maret 2009)

[5] Ibid. hlm. 2

[6] Ibid. hlm. 2

[7]  ____. Aluminum Oxide (Al2O3) Properties, hlm. 2-4  http://www.accuratus.com/alumox.html  (23 Maret 2009)

[8] Surappa, MK. Aluminium Matrix Composites: Challenges and Opportunities, Bangalore (india): Sadhana vol. 28 part 1 & 2, 2003, hlm. 320

[9] Ibid. hlm. 320

[10] Surappa, MK, loc.cit., hlm. 321

Kuliah ke-6: Kalkulus 2

Kamis, 19 Maret 2009 (16.20 – 18.00); Ruang: II-4

Lesson Plan:

(MINGGU KE-3)

19 Maret 2009 (16.20 – 18.00) à PERTEMUAN KE-6

1.       Latihan soal fungsi invers (Hal 122 No. 16, 17, 18, 19, 20, 21, 22, 23, 24, 25, 26 dan 27)

2.       Quiz Fungsi Invers (dari soal-soal PR dan latihan di atas)

3.       Bahas soal Quiz + Periksa Soal Quiz oleh mahasiswa untuk mahasiswa

4.       Tugas PR (subtitusi Trigonometri):

a.       Halaman 123 – 124 no. 42, 48, 50, 51, 55

b.      Halaman 133 – 136 no. 7, 8, 9,10, 11

 

Kuliah 4: Kalkulus 2

Ruang: II-4

Waktu: 16.20 – 18.00 WIB

Lesson Plan:

  1. 1.       Review kembali Integral Subtitusi

    2.       Beberapa contoh soal yang level “sulit”

    3.       Pengantar Trigonometri

    4.       Beberapa identitas trigonometri yang penting

    5.       Pembuktian Invers Trigonometri

    6.       Integral Trigonometri

    7.       Latihan soal

    8.       Tugas PR  

    a.       Carilah turunan dari fungsi invers berikut ini:

                                                                   i.      F(x) = Arc Cos x

                                                                 ii.      F(x) = Arc Sec x

                                                                iii.      F(x) = Arc Cosec x

                                                               iv.      F(x) = Arc Cotg x

    b.      Kerjakan soal-soal pada halaman 133 No. 1, 2, 3, 4, 5, dan 6

Kuliah ke-3: Kalkulus 2

Lesson Plan: (10.50 – 13.00)

  1. Bahas Soal Home Work
  2. Quiz (2 soal dari Tugas Home Work)
  3. Pembahasan soal Quiz, sambil diperiksa oleh mahasiswa untuk mahasiswa
  4. Penjelasan Integral Subtitusi pada fungsi-fungsi yang sederhana
  5. Latihan soal (beberapa mhs mengerjakan soal di papan tulis)
  6. Penutup

(Dosen ybs)

Kuliah Perdana Kalkulus 2 (5 Maret 09)

(10.15 – 10.50)

Hadir: 54 Mahasiswa

Kesepakatan:

A. Evaluasi Nilai Akhir (ENA):

  1. UAS = 40%
  2. UTS = 30%
  3. Tugas = 20 %
  4. Quiz = 10 %

B. Peraturan Perkuliahan:

  • Keterlambatan maks 15 Menit
  • Tidak ada bunyi HP

C. Ketua Kelas : Sdr. Rizky Akbar (085923112340), dengan tugas sbb:

  • Bertanggung jawab dalam kelancaran kuliah
  • Mengingatkan kepada peserta Kuliah agar memperhatikan kehadiran tepat waktu dan resiko ketika terlambat
  • Mengingatkan kepada peserta kuliah untuk me-nonaktifkan HP, agar tidak menggangu kelancaran kuliah
  • Mengingatkan mhs lain untuk mengerjakan tugas-tugas yang telah diberikan oleh Dosen ybs.
  • dll

D. QUIZ

  • Quiz dilaksanakan mendadak dan tidak diberitahukan sebelumnya
  • Materi Quiz berisi bahan-bahan yang telah dipelajari atau tugas yang pernah dikerjakan
  • Tidak diperkenankan menyontek dan melakukan kecurangan lainnya.
  • dll

(Dosen ybs, P’Fit)

SAP Kalkulus 2

Satuan Acara Perkuliahan (SAP)

Matakuliah: Kalkulus 2 (4 SKS)

Jenjang/Jurusan: S1 -  Teknik Metalurgi

  1. Integrasi (Pengertian Integrasi, Rumus-rumus Dasar Integrasi, Integral Tak Tentu, Integral Tertentu)
  2. Metode Integrasi (Integrasi dengan Subtitusi, Integrasi Parsial, Integrasi Fungsi Trigonometri, Subitusi Trigonometri, Integral Fungsi Rasional, Subtitusi Khusus, Rumus-rumus Reduksi)
  3. Fungsi Transenden (Logaritma dan Eksponen, Invers Fungsi Trigonometri)
  4. Luas dan Integral Tertentu (Luas, Integral Tertentu, Sifat-sifat Integral tertentu)
  5. Volume Benda Putar (Pengertian Benda Putar, Metode Cakram, Metode Kulit)
  6. Luas Permukaan Benda Putar (Pengertian Panjang Busur, Permukaan Putar)
  7. Integral Tak Wajar dan Integral Lipat dua (Integral tak Wajar, Luas dan Integral Lipat dua, Integral Lipat dua dalam Koordinat Polar)
  8. Differensial Parsial Orde Tinggi ( Differensial Fungsi Tersusun, Diferensial Parsial Orde Tinggi, Turunan lebih tinggi suatu fungsi tersusun, Fungsi Implisit dalam beberapa Variabel Jacobian)
  9. Kalkulus dalam Geometri (Pengali Lagrange, kasus dengan satu pengali Lagrange, kasus dengan dua pengali Lagrange, Kurva dan Permukaan dalam Ruang)

 

Referensi:

  1. Soemartojo, N. Kalkulus Dasar, Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi UI, Jakarta,  1999
  2. Frank Ayres, Differential and Integral Calculus 2/ed, McGraw-Hill Book Company, New York, 1978
  3. dll

Tokoh Qari’ Dunia

Foto di bawah ini merupakan 2 tokoh yang paling berpengaruh bagi perkembangan dalam membaca Al-Quran dengan “mujawwad” di seantero dunia ini. Nama kedua tokoh ini Syeikh Musthafa Ismail (Atas) dan Syeikh Abdushomad (bawah), keduanya berasal dari Negara Mesir.

mustafa ismail & abdush-shomad

mustafa ismail & abdush-shomad

Format Tugas Mekanika Perpatahan & Failure Analysis

Berikut Format untuk tugas Matakuliah Mekanika Perpatahan & Failure Analysis (MPFA):

Kertas= A4; Font=Arial:11; spasi=1,5; kiri-atas=4 cm; kanan-bawah=3 cm;

Isi Tugas:

  1. Lembar Judul (Memuat: Nama mhs, npm, judul tugas, nama matakuliah, lambang Untirta, nama jurusan, fakultas, & tahun)
  2. Kata Pengantar (Memuat: Ucapan terima kasih, overview tugas, kendala dalam tugas, dll)
  3. Daftar Isi (boleh tidak diberi nomor halaman)
  4. Pendahuluan (hal yang menjadi masalah, kaitan teks/buku dengan permasalahan)
  5. Isi (Hasil kutipan dari buku/teks/Internet)
  6. Daftar Pustaka
  7. Penutup

Demikianlah, semoga dapat menjadi pedoman dalam mengerjakan tugas dalam matakuliah MPFA.

Untuk Formatnya yang jelas silahkan di down load dengan klik Format Tugas

P’Fitru

Mekanika Perpatahan dan Failure Analysis

Ini adalah bahan kuliah pertama untuk mata kuliah Mekanika Perpatahan dan Failure Analysis. Silahkan klik failure-analysis-pertemuan-ke-1

« Entri lama

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.